KakaoTalk Redam Kekhawatiran Penyadapan Korsel – Kali ini Liputan Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul KakaoTalk Redam Kekhawatiran Penyadapan Korsel yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel KakaoTalk Redam Kekhawatiran Penyadapan Korsel, anda bisa menyimak artikel kami tentang KakaoTalk Redam Kekhawatiran Penyadapan Korsel dibawah ini.

KakaoTalk kini tengah disibukkan “meredam” kekhawatiran seluruh penggunanya yang merasa khawatir akan hak privasinya, akibat isu pengawasan cyber (Cyber-Surveillance) yang dilakukan oleh Pemerintah dan pihak berwenang di Korea Selatan. Pengguna KakaoTalk curiga, bahwa Pemerintah diberikan akses untuk masuk ke percakapan online tiap pengguna KakaoTalk.

Dilansir dari gadgets.ndtv, Team Kejasaan di Korea Selatan pada bulan lalu meluncurkan tim investigasi cyber, setelah Park Geun-hye (President Korea Selatan) berbicara menentang rumor tentang aktivitas internet dan online yang dianggapnya telah”melampaui batas” dan memperdalam perpecahan dalam masyarakat.

Pada hari Kamis, Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Hong-won mencoba untuk meyakinkan masyarakat tentang privasi online, dan mengatakan bahwa pemerintah hanya berhak monitoring percakapan di online dalam keadaan khusus, investigasi yang terkait dengan pembunuhan, perdagangan manusia, narkoba, dan pemberontakan yang mengancam stabilitas keamanan negara.

Pihaknya menekankan bahwa pemerintah terus berupaya dalam memastikan kebebasan berekspresi dan hak privasi dasar lainnya. Pihak berwenang juga bersikeras mereka tidak punya niat atau kemampuan untuk melakukan pengawasan besar-besaran dari aktivitas pecakapan masyarakat Korea Selatan melalui aplikasi pesan KakaoTalk. Namun apa daya, pengguna KakaoTalk sudah “kadung” hilang kepercayaan dan merasa khawatir perihal pengawasan tersebut.

Baca juga:
Layanan KakaoTalk Diklaim Aman dari Penyadapan!
Indonesia Jadi Pasar Terbesar KakaoTalk Setelah Korea

Bisa ditebak, kini banyak sekali pengguna KakaoTalk yang berpindah ke aplikasi instant messanger lain. Sebuah aplikasi saingan Jerman, Telegram, yang tidak memiliki server di Korea Selatan, kini memiliki lebih dari 2 juta pengguna Korea dalam 2 minggu hingga 11 Oktober 2014. Melihat membludaknya jumlah pengguna dari Korea Selatan, Telegram dalam waktu dekat akan merilis versi berbahasa Korea.

Menurut Sohn Dong-young (Profesor Media di Universitas Hanyang) “Berpindahnya pengguna KakaoTalk adalah bukti pembelotan yang mencerminkan permusuhan terhadap pemerintah.”

Daum Communications Corp, operator KakaoTalk, mengatakan pada Senin(20/10) bahwa mereka telah berhenti mematuhi keinginan Pemerintah Korea Selatan untuk pemantauan percakapan pengguna sejak 7 Oktober 2014 untuk melindungi pengguna privasi KakaoTalk

Sekian Liputan Gadget terbaru dari kami mengenai KakaoTalk Redam Kekhawatiran Penyadapan Korsel. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul KakaoTalk Redam Kekhawatiran Penyadapan Korsel ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Liputan Gadget untuk mendapatkan Liputan seputar Gadget setiap harinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s